Ketua Forsima PAI, Mustaqim Saat Memberikan Sambutan Saat Munas Forsima PAI. Foto/Istimewa |
Mustaqim Mengungkapkan bahwa dari visi misi Forsima PAI Indonesia lahir dari keresahan mahasiswa-mahasiswa Pendidikan Agama Islam di seluruh Indonesia yang kemudian hendak beritikad baik untuk membentuk satu forum secara nasional yang kemudian menghimpun seluruh HMJ, HMPS PAI di Indonesia.
“Menanggulangi Bagaimana polemik dan permasalahan pendidikan di Indonesia ini tentunya, di Musyawarah Nasional kedua ini kita meng-upgrade lagi Bagaimana visi misi kita yang kemudian kita usahakan di roda organisasi yang pertama kali itu ditingkatkan lagi. Saya kira sampai saat ini Indonesia masih membutuhkan konsep-konsep yang lebih kecil dan lebih berdampak bagi Kepada seluruh masyarakat tentunya di Indonesia,” tuturnya.
Mustaqim menambahkan pendidikan adalah faktor utama yang mana kita lihat rahim peradaban adalah guru Pendidikan Agama Islam bisa kita katakan demikian karena kita lihat bangsa ini didirikan oleh orang-orang yang paham akan dunia pendidikan terutama pendidikan agama Islam.
Ia berharap kepada kepengurusan selanjutnya dapat merangkul HMPS dan HMJ PAI selurruh Indonesia yang mungkin belum bergabung di Forsima agar satu visi misi.
“Tentunya pergerakan organisasi dalam Munas ini saya harap teman-teman yang dituntun kembali dan kemudian diarahkan Bagaimana sebenarnya visi misi kita itu bukan hanya wacana semata tetapi harus ada bukti real yang kemudian dilihat dari dampak-dampak kerja,” tutupnya.
Reporter: Yunita Sari
Editor: Abdul Khofid
Posting Komentar
Posting Komentar